Opsi Buyback Saham masih Terbuka

24 August 2015

Kejatuhan cukup dalam di bursa saham dunia merembet kemana-mana, tak terkecuali terjadi di bursa saham Indonesia. Diperkirakan pemerintah akan melakukan intervensi untuk menahan penurunan bursa yang bisa membuat kondisi ekonomi menjadi lebih buruk. Meski timingnya bisa jadi belum tepat, karena aksi jual akan terus terjadi.

Namun setidaknya pemerintah bisa melakukan buyback saham BUMN yang sudah dilepas ke publik. Bila dilihat posisinya sudah sangat murah sekali, hanya memang persoalan akan kembali pada dana pemerintah yang bisa tersedot cukup besar. Soalnya intervensi juga dilakukan di pasar mata uang.

Memang terjadi gejolak cukup besar di perekonomian global, tindakan cina yang melakukan devaluasi yuan telah membuat rentetan efek domino ke berbagai sektor, tak terkecuali bursa saham. Diperkirakan cina sudah menyuntikan dana yang cukup besar untuk menahan kejatuhan bursa sahamnya lebih besar lagi. Namun inipun tak begitu menolong dan bursa terus mengalami penurunan dan telah menembus level psikologis terbawanya.

Diperkirakan kondisi bursa saham kita juga akan sama, hanya saja sejauh mana intervensi pemerintah akan menentukan nasib bursa saham. Banyak investor yang nampaknya sudah tidak percaya dengan kondisi yang ada, dan cenderung melakukan aksi jual dan merubah investasinya ke portofolio lainnya. Bila dilihat data yang berjalan, investasi dollar dan emas yang nampaknya mendapatkan limpahan dari investasi bursa.

Sebenarnya ada aturan dari otoritas bursa yang bisa mensuspen jalannya bursa bila penurunannya sudah tidak rasional. Memang bila melihat kepada kondisi global, nampaknya semua kompak mengalami kejatuhan. Namun bila bursa disuspen bisa menimbulkan turunnya kepercayaan investor akan kondisi pasar saham kita.

Disini pihak otoritas pengawas keuangan harus bersinergi mencari jalan keluar yang lebih baik. Bisa saja intervensi dengan buyback saham dilakukan, toh pemerintah memiliki perusahaan BUMN yang sahamnya sudah dilepas ke bursa. Jadi masih ada jalan daripada mensuspen bursa saham, meski perlu hati-hati dalam menggunakan dana untuk bayback saham ini. Jangan sampai mempengaruhi kondisi keuangan Negara, soalnya bisa saja mengalami kerugian bisa harga sahamnya terus anjlok dan tak pernah kembali naik.
logo
Copyright © 2013-2015. Analisa Investasi - All Rights Reserved
-->