Peluang Investasi dengan Interest Rate yang Tinggi

17 September 2013

Sebenarnya bukan hal yang menguntungkan dengan investasi pada interest rate yang tinggi. Apalagi di era global dengan persaingan yang super ketat, apapun yang berbeda dalam bunga kredit bisa mengurangi daya saing. Jelas keuntungan menjadi lebih kecil, bahkan bisa tidak untung sama sekali asal barang laku.

Keadaan ini memang dikenal dengan ekonomi biaya tinggi, sering terjadi pada Negara dengan perekonomian yang tidak stabil. Memang bunga tinggi bukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, melainkan hanya untuk menarik investor asing agar kembali menanamkan dollarnya di dalam negeri. Memang hanya untuk menguntungkan investor asing masuk ke pasar keuangan, bukan untuk investasi nyata atau riil.

Tentunya bila ingin berinvestasi harus ke sektor pasar keuangan, baik di surat berjangka maupun obligasi. Nilai imbal baliknya cukup bagus, tidak perlu pusing-pusing sudah bisa mendapatkan keuntungan. Biasanya pada saat seperti ini investor asing masuk, atau investor lokal dengan pinjaman dari luar, karena dengan selisih bunga pinjaman sudah untung berlipat-lipat.

Memang saat sektor keuangan tertekan biasanya sector riil akan sengsara, sehingga banyak yang ogah berbisnis di sektor riil. Lebih baik pinjam aja di luar, investasikan di obligasi atau surat utang sudah untung tak karuan. Cara ini memang tidak kondusif, bisa memberi tekanan atau “bom waktu” bagi rupiah di masa datang.

Investasi di obligasi dan surat utang

Memang begitulah arus yang sedang berkembang, bunga pinjaman yang tinggi bukan saat yang tepat berbisnis atau berinvestasi di sektor riil. Keuntungannya akan nipis, bahkan bisa tidak balik modal. Justru lebih baik “tiarap” dulu, namun bisa diparkir di obligasi atau surat utang, karena keuntungannya sangat tinggi.

Lagian otoritas keuangan juga menyediakan surat utang yang berjangka bulanan, ini sungguh memanjakan investor. Hal ini membuat bisa dengan mudah dilukir ke investasi lain bila ada peluang di sektor lain. Buat apa ambil resiko dengan bunga pinjaman yang tinggi, lebih baik “wait and see” dulu dengan inestasi jangka pendek.

Investasi di pasar saham

Saat bunga masih tinggi memang bukan hal yang menguntungkan buat pebisnis, tidak bisa mendapatkan dana murah. Meskipun bisa didapatkan di luar negeri, yang rata-rata memiliki bunga pinjaman yang mendekati nol. Namun bila ingin berinvestasi, pasar saham bisa jadi pilihan. Mereka akan sangat menikmati efek dari bunga tinggi.

Perusahaan yang bergerak di sektor keuangan biasanya sangat diuntungkan dengan bunga tinggi ini. Harga sahamnya akan menjadi sorotan karena bisa menuai untung lebih baik dari yang bergerak di sektor riil. Meskipun ini bisa tidak berlangsung lama, namun sector ini sangat terbantu dengan bunga yang tinggi. Bila ingin ikut menikmati, maka belilah saham perusahaan ini.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013-2015. Analisa Investasi - All Rights Reserved
-->